Sosialisasi Antibullying, KKM Kelompok 32 Ajak Siswa SMAN 1 Pontang Kenali Batas Candaan dan Kekerasan



Kelompok 32 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menggelar sosialisasi edukatif bertema “Bullying Bukan Candaan: Memahami Dampak Psikologis dan Konsekuensi Hukum” di SMAN 1 Pontang pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan ini digelar sebagai respons atas maraknya kasus perundungan di lingkungan sekolah.

Melalui sosialisasi ini, tim KKM berupaya menanamkan pemahaman kepada siswa-siswi mengenai garis pemisah antara candaan biasa dan tindakan perundungan yang berpotensi merusak kesehatan mental, sekaligus berujung pada persoalan hukum.

Tim KKM Kelompok 32 menegaskan pentingnya kesadaran bersama untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Bullying, menurut mereka, tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikologis jangka panjang pada korban, mulai dari trauma, hilangnya rasa percaya diri, hingga depresi.

Selain membahas sisi psikologis, sosialisasi ini turut mengupas ancaman hukum yang menanti pelaku perundungan. Baik dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial (cyberbullying), tindakan bullying tetap dapat dijerat konsekuensi hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Mewakili Ketua Kelompok yang berhalangan hadir, Wakil Ketua KKM Kelompok 32, Muhammad Ludfi Rahmatullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa untuk mendukung terciptanya ruang belajar yang sehat dan bebas dari kekerasan.

“Kami ingin mengubah persepsi yang sering kali menganggap tindakan verbal yang menyakiti sebagai sekadar candaan biasa. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa di SMAN 1 Pontang bisa lebih berempati dan berani bersuara untuk menghentikan aksi perundungan di lingkungan mereka,” ujar Ludfi.

Pihak SMAN 1 Pontang menyambut baik inisiatif mahasiswa KKM Kelompok 32 ini. Acara berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh para siswa.

KKM Kelompok 32 berharap kegiatan ini dapat meninggalkan dampak positif berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika SMAN 1 Pontang, khususnya dalam merawat rasa saling menghargai antarsesama.

Author : Aldi Ramadhan Ru’yat

Editor : Olip/Extama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *