Dari Lahan Kosong Menjadi Ruang Hijau, 200 Bibit Ditanam di Desa Pontang



SERANG — Sebanyak 200 bibit tanaman ditanam secara tersebar di lingkungan RT 01 hingga RT 12 Desa Pontang, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Kegiatan itu merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 32 Universitas Bina Bangsa bertajuk “Pemanfaatan Lahan Kosong pada Lapangan dan Kecamatan” Pada (02/08/26).

Penanaman tidak dipusatkan pada satu lokasi, melainkan tersebar di RT 01 sampai RT 12, termasuk di kawasan Lapangan RT 06 yang berada di seberang Kantor Kecamatan Pontang. Pola ini sengaja diterapkan agar penghijauan tidak hanya terkonsentrasi pada satu titik, melainkan menjangkau lingkungan masyarakat secara merata.

Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKM Kelompok 32 bersama masyarakat Desa Pontang dengan dukungan Karang Taruna. Pelaksanaan di lapangan dikoordinasikan oleh Ketua KKM Kelompok 32 Jordi Nuralamsyah, bersama Ketua Karang Taruna Rian, dan penanggung jawab kegiatan Sevira Inggit Suryani.

Selain mahasiswa dan Karang Taruna, kegiatan turut dihadiri para ketua RT dan RW, Bhabinkamtibmas, Polsek Pontang, serta Sekretaris Desa Pontang. Keterlibatan berbagai unsur lingkungan ini penting mengingat sebagian lokasi penanaman berada di kawasan permukiman yang membutuhkan perawatan lanjutan setelah kegiatan selesai.

Penanaman berlangsung pada pagi hari. Mahasiswa dan warga menyiapkan bibit serta peralatan, melepas polybag secara hati-hati agar akar tidak rusak, menentukan titik tanam, meletakkan bibit ke dalam lubang, menimbunnya kembali dengan tanah hingga cukup padat, lalu melakukan penyiraman awal. Setiap bibit ditanam dengan jarak satu meter antarpohon. Setelah penanaman selesai, area sekitar bibit dirapikan agar tidak mengganggu aktivitas warga.

Desa Pontang memiliki karakter wilayah yang cukup padat dibandingkan luas wilayahnya. Data Badan Pusat Statistik mencatat luas Desa Pontang sekitar 1,20 kilometer persegi, dengan jumlah penduduk pada 2023 mencapai 4.426 jiwa dan kepadatan sekitar 3.688 jiwa per kilometer persegi.

Adapun Kecamatan Pontang memiliki luas wilayah 58,09 kilometer persegi yang terbagi dalam 11 desa. Jumlah penduduknya tercatat 49.925 jiwa pada 2023 dan meningkat menjadi sekitar 50.508 jiwa pada 2024.

Kondisi kependudukan tersebut menjadi salah satu konteks pemanfaatan ruang terbuka di Desa Pontang. Dengan wilayah yang terbatas dan aktivitas masyarakat yang terus berlangsung, keberadaan lahan kosong dapat diarahkan memiliki fungsi tambahan, salah satunya sebagai ruang hijau.

Secara geografis, Kecamatan Pontang berada di bagian utara Kabupaten Serang dengan karakter dataran rendah. Kawasan ini secara geologi merupakan bagian dari dataran aluvial yang tersusun dari endapan kerakal, pasir, lanau, dan lumpur, karakter yang berkaitan erat dengan pengelolaan air dan pemanfaatan lahan di wilayah tersebut. Kecamatan Pontang juga termasuk kawasan rawan banjir, sehingga penambahan vegetasi dapat menjadi salah satu bagian dari pengelolaan lingkungan, meski bukan satu-satunya solusi.

Penanaman 200 bibit ini menjadi langkah awal menambah vegetasi di lingkungan masyarakat. Namun keberhasilan program tidak berhenti pada kegiatan tanam. Bibit yang telah ditanam membutuhkan penyiraman dan perawatan rutin agar dapat tumbuh, dan karena lokasinya tersebar, pemeliharaan itu membutuhkan keterlibatan masyarakat di masing-masing lingkungan. Peran RT, RW, Karang Taruna, dan warga menjadi penting agar tanaman terus terpelihara setelah mahasiswa meninggalkan lokasi pengabdian.

Pada akhirnya, kegiatan ini tidak hanya soal jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga bagaimana masyarakat melihat kembali fungsi ruang di sekitar mereka. Hasil dari penanaman bibit ini baru akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan, ketika tanaman tumbuh dan mulai memberi manfaat bagi lingkungan, menjadikan keberlanjutan perawatan sebagai penentu utama keberhasilan program.

Author : Jordi Nuralamsyah

Editor : Olip /Extama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *