BEM UNIBA Gelar Sekolah Kepemimpinan 2025 untuk Perkuat Karakter Mahasiswa

Extama – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melalui Kabinet Smaradana menyelenggarakan Sekolah Kepemimpinan Mahasiswa (SEKPIM) 2025 pada 13–14 Desember 2025.

Dengan diikuti sekisar 50 peserta, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas dan karakter mahasiswa.

SEKPIM 2025 diselenggarakan sebagai respons atas dinamika sosial yang semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk memiliki kemampuan kepemimpinan, daya pikir kritis, serta kepekaan sosial yang baik agar mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Mengusung tema “Era Baru Transformasi Ideologi Pendidikan Menuju Generasi Emas 2045”, kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan tidak lagi cukup berfokus pada capaian akademik semata.

Pendidikan juga harus mampu membentuk karakter, memperkuat daya kritis, serta menumbuhkan kepekaan sosial sebagai bekal mahasiswa dalam berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian materi dan diskusi yang berfokus pada dasar-dasar kepemimpinan mahasiswa, peran strategis organisasi kemahasiswaan, serta pentingnya pola pikir kritis dalam menyikapi berbagai persoalan kampus.

Diskusi yang berlangsung interaktif diharapkan mampu membuka wawasan peserta terhadap praktik kepemimpinan yang adaptif dan bertanggung jawab.

Selain memperoleh materi, peserta SEKPIM 2025 juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Kegiatan ini diselenggarakan secara gratis dan terbuka bagi seluruh mahasiswa UNIBA sebagai bentuk komitmen BEM dalam mendukung pengembangan sumber daya mahasiswa.

Ketua Pelaksana SEKPIM 2025, Dega Sopyan, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk mendorong mahasiswa agar terlibat aktif dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“SEKPIM bertujuan sebagai ruang belajar bersama. Mahasiswa didorong untuk berpartisipasi aktif serta mengembangkan potensi kepemimpinan yang ada pada setiap individu,” ujarnya.

Ia menilai SEKPIM 2025 memberikan manfaat nyata bagi peserta, khususnya dalam memperluas cara pandang mahasiswa terhadap kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta manajemen diri dan organisasi yang baik.

Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Pelaksana berharap nilai-nilai yang diperoleh selama SEKPIM dapat diimplementasikan secara nyata oleh peserta.

“Harapan kami, setelah mengikuti SEKPIM ini, mahasiswa dapat menerapkan nilai integritas, kepemimpinan, serta ilmu yang diperoleh agar tidak hanya menjadi teori, tetapi terwujud dalam tindakan nyata,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa peserta diharapkan mampu menginspirasi rekan mahasiswa lainnya. “Peserta diharapkan dapat menularkan semangat dan ilmu kepemimpinan kepada mahasiswa lain yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan serupa,” sambungnya.

Melalui Sekolah Kepemimpinan Mahasiswa, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pijakan awal dalam menyiapkan mahasiswa UNIBA sebagai pemimpin muda yang kritis, partisipatif, dan bertanggung jawab, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas di masa depan.

Author : Rohman
Editor : Mercy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *