KKM 2 UNIBA Melakukan Inovasi Pembuatan Alat Keripik Pisang di Kecamatan Walantaka

Extama – Mahasiswa KKM kelompok 2 bidang teknologi tepat guna (TTG) uniba, telah berhasil merancang dan membuat alat pemotong keripik pisang untuk membantu salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka pada Senin, 26 Agustus 2024.

Program ini berawal dari observasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKM Kelompok Dua saat mereka melakukan survei lapangan di Kelurahan Nyapah.

Mereka menemukan bahwa salah satu UMKM yang dimiliki oleh Ibu Bunah mengalami kesulitan dalam meningkatkan produksi keripik pisang karena alat yang digunakan masih sangat sederhana dan kurang efisien.

Melihat kondisi ini, para mahasiswa terpanggil untuk memberikan solusi dengan memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang mereka pelajari di pada saat berkuliah.

Alat pembuat keripik pisang yang dirancang oleh mahasiswa KKM Kelompok Dua ini merupakan inovasi sederhana namun sangat efektif. Alat ini dirancang dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan terjangkau.

Alat ini dilengkapi dengan mekanisme pengiris otomatis yang dapat memotong pisang dengan ketebalan yang seragam, sehingga mempercepat proses produksi.

Pembuatan alat ini melibatkan kerja sama antara mahasiswa dari berbagai jurusan, seperti Teknik Industri dan Ilmu Komputer yang bekerja sama dalam proses desain, pengukuran, dan perakitan.

Selain itu, mereka juga melakukan uji coba untuk memastikan bahwa alat tersebut berfungsi dengan baik dan aman digunakan oleh UMKM.

Ibu Bunah pemilik UMKM keripik pisang, mengatakan bahwa ia sangat terbantu dengan adanya alat ini. “Sebelumnya, kami harus memotong pisang secara manual yang membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak,” jelasnya.

“Sekarang adanya alat ini, proses pengirisan menjadi lebih cepat dan hasilnya lebih rapi dan akhamdulillah, produksi kripik pisang kami bisa meningkat hampir dua kali lipat, dan kualitas keripik pun menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Selain itu, peningkatan produksi ini juga memungkinkan UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan karena waktu produksi yang lebih singkat, dan juga dapat memenuhi permintaan yang lebih besar dari pelanggan mereka, baik di pasar lokal maupun luar daerah.

Inisiatif mahasiswa ini menunjukkan bahwa dengan kepedulian dan kreativitas, mereka dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat sekitar.

Dengan semangat dan kerja keras yang ditunjukkan oleh mahasiswa KKM Uniba, diharapkan akan semakin banyak UMKM yang dapat terbantu dan berkembang, sehingga perekonomian lokal dapat semakin maju dan mandiri.

Editor – (Waty/Ext)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *