KKM 47 UNIBA Wujudkan Pelayanan Desa Lebih Efisien Lewat Pelatihan Digital

Extama – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 47 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar Pelatihan Perangkat Dasar untuk Perangkat Desa dengan mengusung tema “Perangkat Desa Melek Digital, Masyarakat Terlayani Optimal”yang berlangsung di kantor Desa Perdana, pada Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKM 47 UNIBA dalam mendukung peningkatan kapasitas perangkat desa. Tujuannya adalah memberikan pemahaman sekaligus keterampilan dasar dalam mengoperasikan teknologi digital, khususnya aplikasi-aplikasi sederhana yang dapat menunjang pelayanan publik dan administrasi desa agar lebih cepat, tepat, serta efisien.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari perwakilan mahasiswa KKM 47 UNIBA yang menyampaikan pentingnya adaptasi teknologi bagi perangkat desa di era modern.

Perwakilan perangkat desa pun turut memberikan sambutan yang berisi apresiasi serta harapan agar pelatihan ini mampu memberi manfaat besar, baik bagi perangkat desa sendiri maupun masyarakat yang dilayani.

Memasuki sesi utama, para peserta diberikan materi mengenai penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai sarana komunikasi dan koordinasi kerja yang lebih efektif. Selain itu, perangkat desa juga dikenalkan pada dasar-dasar pengelolaan dokumen administrasi menggunakan Microsoft Office, terutama Microsoft Word dan Excel.

Tidak hanya sebatas teori, para peserta juga diberi kesempatan untuk praktik langsung, dengan pendampingan dari mahasiswa KKM yang bertindak sebagai fasilitator.

Salah satu panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kemampuan dasar teknologi digital kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. “Di era digital seperti sekarang, penguasaan teknologi dasar menjadi keharusan bagi perangkat desa agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Antusiasme perangkat desa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, mencoba langsung, hingga berdiskusi terkait permasalahan yang sering dihadapi dalam pekerjaan sehari-hari. Kehadiran mahasiswa sebagai pendamping memberi suasana yang akrab, sehingga materi dapat lebih mudah dipahami.

Melalui pelatihan ini, diharapkan perangkat desa semakin terbiasa dengan penggunaan teknologi digital dan mampu mengaplikasikannya dalam pelayanan publik.

Dengan begitu, profesionalisme kerja dapat meningkat, administrasi menjadi lebih rapi dan cepat, serta masyarakat Desa Perdana bisa merasakan pelayanan yang lebih optimal.

Editor : Mercy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *