Headlines

Mahasiswa UNIBA  Pro–Kontra Terkait Penundaan Perkuliahan Semester Genap 2025, Begini Penjelasan dari Akademik

Extama – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) mengumumkan penundaan waktu perkuliahan yang sebelumnya dijadwalkan untuk dimulai pada 10 Februari 2025. Melalui pengumuman resmi yang disampaikan, pihak universitas mengumumkan bahwa perkuliahan akan dimulai pada 24 Februari 2025, setelah mengalami penundaan dari tanggal 17 Februari 2025 yang telah diumumkan sebelumnya. Keputusan ini membuat perubahan signifikan terhadap perencanaan awal yang sudah disiapkan oleh pihak kampus.

Penundaan ini tentu saja menimbulkan berbagai tanggapan dari mahasiswa. Banyak yang merasa bingung dan khawatir mengenai perubahan jadwal yang berulang-ulang. Salah satunya adalah Rindi, seorang mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UNIBA, yang menyatakan bahwa ia dan teman-temannya telah mempersiapkan diri untuk memulai perkuliahan pada tanggal 10 Februari.

“Gak tau kenapa jadwalnya diundur terus-terusan. Kami yang anak kost jadi bingung, harus ke kampus kapan? Harus mulai persiapan lagi atau tetap beristirahat? Ini bikin stres,” ujar Rindi pada saat diwawancara.

Ketidakpastian mengenai jadwal masuk kuliah juga mempengaruhi rutinitas mahasiswa yang harus menyusun kembali jadwal kehidupan mereka, terutama bagi yang tinggal jauh dari kampus dan telah mengatur rencana tinggal di kos-kosan.

Namun, di sisi lain, ada juga mahasiswa yang melihat penundaan ini sebagai kesempatan untuk memanfaatkan waktu lebih banyak untuk mempersiapkan diri sebelum semester genap dimulai. Beberapa dari mereka merasa bahwa waktu tambahan ini memberi kesempatan lebih untuk menambah pengetahuan, memperbaiki persiapan akademik, atau bahkan menyelesaikan kegiatan pribadi yang sempat tertunda.

“Saya sih merasa ini bisa jadi kesempatan bagus untuk lebih mempersiapkan diri. Mungkin bisa lebih mendalami materi, atau sekedar istirahat lebih lama supaya bisa lebih fokus nanti di kuliah,” ungkap Akmal, mahasiswa lainnya.

Miftah, selaku bidang akademik Uniba menyampaikan bahwa adanya penundaan jadwal perkuliahan bukan tanpa alasan, karena untuk memastikan kelancaran proses akademik dan memaksimalkan persiapan sebelum menjelang semester genap.

“Menyikapi penundaan perkuliahan semester genap, kami sebagai pelaksana hanya menjalankan keputusan yang sudah menjadi kebijakan dari pimpinan. Keputusan ini diambil untuk memastikan kelancaran proses akademik dan memaksimalkan persiapan, terutama terkait dengan implementasi sistem absensi online yang akan diuji coba di semester ini” ujar Miftah pada saat di wawancara. (13/02/2025.)

Miftah juga menjelaskan, selain untuk memaksimalkan semester yanga akan datang juga untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar tidak tergesah-gesah ketika menghadapi  UTS.

“Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat menunjukkan prestasi akademik yang lebih baik. Kami memahami bahwa perubahan jadwal ini mungkin mempengaruhi rencana mahasiswa, namun kami berharap bahwa keputusan ini akan membawa manfaat yang lebih besar bagi keseluruhan proses akademik.” Tutupnya.

Meskipun keputusan ini membawa ketidakpastian dalam beberapa aspek, pihak universitas tetap berkomitmen untuk menjaga kelancaran perkuliahan dan memastikan bahwa mahasiswa tetap mendapat dukungan yang dibutuhkan dalam menjalani semester genap yang penuh tantangan.

Selain itu juga, Arfian Ssr selaku dosen Uniba menuturkan, ada sejumlah pertimbangan yang menjadi dasar kebijakan semester genap sempat di tunda yang awal perkuliahan 14 februari 2025 menjadi 24 februari 2025. Salah satunya agar tidak terjadi kekosongan dalam kalender akademik tahun 2025/2026.

“Terlebih, ada pertimbangan bahwa dalam surat edaran yg diberikan oleh biro akademik nomor 239/R/UNIBA/1.1/II/2025 dijelaskan masa her-registrasi untuk pembayaran mahasiswa.” Ujarnya pada saat diwawancara. (13/02/2025).

“Pengisian dan validasi KRS Semester genap tahun akademik 2025/2026 dan percetakan daftar hadir mahasiswa dan dosen (DHMD), karena ini pertama kali dibuatkan sistem secara online untuk mempermudah pembalajaran mahasiswa dan dosen.” Tutup Arfian

Dengan penundaan ini, diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkan waktu tambahan untuk kembali menyesuaikan diri dan siap menghadapi perkuliahan dengan penuh semangat, meski dengan sedikit kebingungan di awal. Pihak kampus pun akan terus memberikan informasi terbaru kepada mahasiswa terkait perkembangan lebih lanjut terkait perkuliahan semester genap 2025.

Author – (Dina & Azis/Ext)
Editor – (Waty/Ext)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *