Menjaga Kesucian Rumah Ibadah: KKM 11 UNIBA Hidupkan Mushola Darul Falah

Extama — Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 11 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) berhasil melaksanakan salah satu program kerja unggulan di bidang keagamaan, yaitu revitalisasi estetika sarana ibadah yang berlokasi di Lingkungan Sarongge, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, pada Jumat (1/8/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan tempat ibadah yang bersih, nyaman, dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap sarana dan prasarana keagamaan, khususnya Mushola Darul Falah yang menjadi pusat kegiatan spiritual warga sekitar.

Program ini telah dirancang dengan penuh perencanaan sejak jauh hari, baik dari segi teknis pelaksanaan maupun konsep sosial yang diusung.

Tidak hanya sekadar bersih-bersih, kegiatan ini juga mengangkat kembali nilai-nilai gotong royong yang mulai luntur di tengah masyarakat modern.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dan warga setempat menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka bekerja sama dalam berbagai kegiatan, seperti mencuci karpet mushola, menyapu halaman, membersihkan area sekitar, hingga pemasangan petunjuk arah ke tempat wudhu.

Kolaborasi antara mahasiswa dan warga mencerminkan semangat kebersamaan yang harmonis dan menjadi bukti nyata sinergi yang positif antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan sosial, kegiatan ini juga diakhiri dengan acara makan bersama antara mahasiswa dan warga.

Kegiatan tersebut bukan hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan emosional dan komunikasi antar generasi.

Kehadiran mahasiswa Universitas Bina Bangsa membawa warna baru dalam kehidupan masyarakat Kampung Sarongge.

Melalui pendekatan yang humanis dan penuh semangat, mereka berhasil menginspirasi warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya kebersihan dan kelestarian tempat ibadah.

Pak Romli, salah satu tokoh masyarakat Kampung Sarongge, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan kontribusi mahasiswa.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan positif dari mahasiswa Universitas Bina Bangsa. Mereka telah membantu membersihkan dan memperindah sarana ibadah di kampung kami,” ujarnya.

“Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan oleh masyarakat setempat agar tumbuh kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” lanjutnya.

Program kerja ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mampu hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan dampak sosial yang nyata, dan menjadi agen perubahan dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

Editor : Mercy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *