
Extama – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Bina Bangsa resmi memasuki era baru setelah mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terbaru melalui Musyawarah Luar Biasa pada 21 Agustus 2025.
Salah satu terobosan yang akan segera diluncurkan adalah layanan aspirasi mahasiswa berbasis QR Code yang dikelola Komisi Aspirasi dan Advokasi.
Ketua DPM UNIBA, Reza, menyebut pengesahan AD/ART menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan fungsi legislatif organisasi.
“Setelah AD/ART rampung, kita sudah punya landasan untuk menjalankan kinerja DPM. Sekarang fungsi legislatif sudah berjalan, dan dalam waktu dekat Komisi Advokasi akan membuka titik aspirasi baik secara online maupun offline. Nantinya akan ada juga posko pengaduan mahasiswa,” jelas Reza.
Program ini merupakan jawaban atas kritik sebagian mahasiswa yang menilai kinerja DPM selama tiga bulan terakhir belum terasa manfaatnya.
Reza menegaskan bahwa dengan adanya payung hukum yang jelas, pihaknya berkomitmen segera merealisasikan program kerja.
“Secepatnya, mungkin minggu depan titik aspirasi tersebut sudah bisa digunakan mahasiswa,” tegasnya.
Titik aspirasi akan hadir dalam dua format: online melalui QR Code yang bisa diakses kapan saja, dan offline melalui posko pengaduan di titik strategis kampus.
Selain itu, DPM UNIBA juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat fungsi pengawasan terhadap program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta organisasi kemahasiswaan lainnya.
“Ke depan, banyak program kerja yang berpotensi menyimpang jika tidak diawasi. Karena itu DPM harus hadir memberi masukan, saran, dan memastikan ada output yang jelas dari setiap kegiatan,” ujar Reza.
Dalam Musyawarah Luar Biasa yang digelar di FKIP UNIBA dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB tersebut, turut dibahas mekanisme pengawasan anggaran seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan UNIBA. Langkah ini ditempuh demi menjamin transparansi dan akuntabilitas dana kemahasiswaan.
Acara yang mendapat dukungan dari berbagai elemen mahasiswa ini dihadiri oleh perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta BEM.
“Kita sudah mengundang kawan-kawan HMJ, UKM, maupun BEM. Walaupun ada beberapa yang tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain,” tambah Reza.
Dengan pengesahan AD/ART baru serta peluncuran layanan aspirasi berbasis teknologi, DPM UNIBA optimis dapat menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan transparan, sekaligus memperkuat peran sebagai representasi mahasiswa Universitas Bina Bangsa.
Author : Olip
Editor : Khaishya

