
Extama – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan Bina Bangsa Volleyball Competition Open Tournament Piala Kemenpora 2025. Ajang yang berlangsung selama sepekan, mulai 24 hingga 30 November 2025 ini, mencatat sejarah sebagai turnamen bola voli terbesar di Provinsi Banten dengan partisipasi 107 tim.
Ketua Pelaksana, Ibnu Sina, merinci bahwa 107 tim tersebut terdiri dari 66 tim putra dan 41 tim putri yang bertanding di kategori pelajar, mahasiswa, dan umum.
”Rinciannya, untuk putra terdapat 50 tim pelajar dan 16 tim umum. Sedangkan di sektor putri, ada 27 tim pelajar dan 14 tim umum,” jelas Ibnu.
Melihat tingginya animo peserta, Pembina Yayasan sekaligus Anggota DPR RI, Prof. Furtasan Ali Yusuf, menyiapkan apresiasi khusus. Peserta yang menunjukkan performa terbaik berpeluang mendapatkan beasiswa prestasi non-akademik berupa kuliah gratis (Full Sarjana) di Universitas Bina Bangsa.
”Kami sudah menghadirkan para pencari bakat untuk memantau atlet terbaik. Selain beasiswa penuh, mereka juga akan mendapatkan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan,” ujar Prof. Furtasan. Ia menambahkan, penerima beasiswa bebas memilih satu dari 38 jurusan yang tersedia, kecuali Fakultas Ilmu Kesehatan.
Selain beasiswa, turnamen yang didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai sponsor tunggal dan PBVSI ini menyediakan total hadiah uang tunai sekitar Rp16 juta, piala bergilir, serta medali.
Ibnu Sina menambahkan, inisiasi turnamen ini berangkat dari minimnya wadah kompetisi tingkat pelajar di tengah tingginya minat olahraga voli.
UNIBA pun menargetkan ajang ini menjadi agenda rutin tahunan dengan skala yang lebih besar.
”Tahun depan konsepnya akan lebih meriah dengan melibatkan unsur mahasiswa seperti BEM dan DPM. Bahkan, kami berencana menggelar turnamen berskala nasional pada 2026,” ungkap Ibnu.
Di sisi pembinaan, Prof. Furtasan berharap UNIBA kelak memiliki tim bola voli yang solid di tiga grup (A, B, dan C) baik putra maupun putri.
Ia bercita-cita atlet jebolan turnamen ini dapat mengikuti jejak pevoli profesional seperti Megawati Hangestri yang sukses di kancah internasional.

