
Di ambang langkah hari pertama,
kau berdiri di antara ragu dan mimpi,
yang berlari pelan di dalam dada,
mencari arah yang belum pasti.
Hari pertama bukan tentang sempurna,
melainkan berani, membuka jendela dunia,
tas di pundak, harapan di dada,
langkah kecilmu jadi awal bermakna.
Tak semua jalan akan terasa mudah,
jatuh pun hadir sebagai penunjuk arah,
dosen berbicara, waktu terus berputar,
ilmu tumbuh jadi cahaya yang besar.
Terus melangkah, walau terkadang goyah,
mimpi-mimpi tumbuh dari tekad yang tak pernah lelah,
hari ini penuh tanya, esok temukan makna,
masa depan menunggumu dengan megah.
Author : Reihan

