
Setiap tanggal 11 Maret, publik Indonesia kembali mengingat peristiwa penting dalam Sejarah politik nasional, yaitu Surat Perintah Sebelas Maret 1966 atau biasa di sebut supersemar. Peristiwa ini tidak hanya menjadi titik perubahan kekuasaan dari Orde Lama menuju Orde Baru, selain itu juga menjadi simbol kuat bagaimana gerakan mahasiswa mampu memengaruhi arah politik negara.
Pertanyaannya apakah di tahun 2026 ini masihkah gerakan mahasiswa memiliki dampak nyata seperti pada masa lalu? pada masa lalu, mahasiswa sering disebut sebagai agent of change atau agen perubahan. dimana, pada masa 1966, mahasiswa menjadi bagian penting dari tekanan sosial-politik yang mendorong lahirnya Supersemar. Begitu pula pada tahun 1998 ketika gerakan mahasiswa berhasil mendorong reformasi dan berakhir rezim Orde Baru.
Kedua peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ketika para mahasiswa bersatu dan memiliki kesadaran kolektif terhadap keadaan bangsa, mereka mampu menciptakan perubahan besar.
Namun, pada era 2026, tantangan yang dihadapi oleh gerakan mahasiswa telah mengalami perubahan. Di era digital, bentuk perjuangan tidak lagi terbatas pada aksi demonstrasi semata, tetapi juga melalui diskusi publik, kajian akademik, serta kampanye di media sosial. Sayangnya, Sebagian pihak menilai bahwa gerakan mahasiswa saat ini kurang solid dan sering terpecah oleh kepentingan organisasi maupun kelompok tertentu.
Meskipun begitu, para mahasiswa tetap memiliki potensi yang sangat besar untuk memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Sebagai kelompok yang memiliki akses terhadap pendidikan dan pemikiran kritis, mahasiswa dapat berperan sebagai pengawas sosial yang mengamati kebijakan pemerintah. Jika mahasiswa mampu menjaga idealisme, bersatu dalam isu-isu penting, serta memanfaatkan teknologi secara positif, maka pengaruh gerakan mahasiswa akan terus terasa dalam kehidupan demokrasi.
Peringatan Supersemar 2026 seharusnya menjadi saat yang tepat bagi mahasiswa untuk merenung dan mengingat kembali kontribusi penting mereka dalam sejarah bangsa. Gerakan mahasiswa mungkin telah berubah bentuk, tetapi semangat kritis dan keberanian menyuarakan kebenaran tidak boleh hilang. Selama mahasiswa terus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat dan berani mengemukakan aspirasi mereka, gerakan mahasiswa akan terus memberikan pengaruh signifikan bagi masa depan Indonesia.
Author : Nadia / Ext
Editor : Sella / Ext

