Meredefinisi Empati di Tengah Spektrum Perbedaan Manusia
Empati sering kali terperangkap dalam diktum klasik “Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan.” Kalimat ini sekilas terdengar bijak dan kerap menjadi kompas moral dalam berinteraksi. Ada asumsi kolektif bahwa selama niat kita baik dan sesuai dengan standar personal, maka perlakuan tersebut niscaya akan diterima dengan baik pula oleh orang lain. Namun, pemahaman seperti ini…

