
Extama – Di sudut kota, di riuhnya jalan.
Berdiri tegak sosok berseragam.
Namun dibalik kebanggan, ada tanya terpendam.
Tentang kekuasaan yang begitu lekat
Kala janji terucap lantang dan tinggi, benarkah itu untuk rakyat yang mereka seru?
Ataukah sekedar puisi yang menari, membungkus dinasti yang kian membeku?
Apakah arti merdeka yang sesungguhnya?
Jika suara rakyat hanya gema yang hampa.
Lantang di bibir, namun tak sampai ke hati.
Tercekat oleh janji yang tak berujung pasti.
Namun rakyat tak lelah berharap, cahaya baru di tengah gulita.
Agar kuasa tak lagi berputar tetap dan suara rakyat yang murni merdeka.
Author – (Dina/Ext)

