Tips Budgeting Takjil & Sahur Hemat ala Anak Kos di Akhir Bulan Suci Ramadhan

Memasuki akhir bulan suci Ramadhan, tantangan terbesar anak rantau yang tinggal di kos yang tidak pulang kampung bukan cuma menahan lapar dan haus, memikirkan lebaran sendiri, tetapi juga masih menahan godaan “Laper Mata” saat melihat deretan takjil di pinggir jalan. Biar dompet nggak ikut “puasa” di akhir bulan, yuk simak strategi jitu budgeting ala Redaksi Extama berikut ini!


1. Tentukan “Pagu Anggaran” Takjil Harian
Kunci utama hemat adalah membatasi uang tunai yang dibawa.
– Strategi: Jangan bawa dompet utuh ke pasar takjil. Cukup kantongi Rp10.000 – Rp15.000 saja.
– Efeknya: Dengan dana terbatas, kamu otomatis akan jauh lebih selektif dan hanya membeli apa yang benar-benar kamu butuhkan.


2. Lawan Sindrom “Kalap Mata”
Saat perut kosong, semua makanan terlihat seperti harta karun. Tapi ingat, kapasitas lambungmu terbatas!
– Tips: Jangan langsung beli di lapak pertama. Kelilingi area takjil satu kali saja untuk memantau harga dan menu.
– Batasi maksimal 2 jenis takjil (misal: satu gorengan, satu minuman segar). Lebih dari itu, biasanya cuma berakhir mubazir.


3. Amankan Sahur dengan Menu Simple & High-Protein
Sahur adalah kunci energi seharian. Daripada beli di luar yang harganya makin naik jelang Ramadhan, lebih baik stok bahan di kosan.
Menu Andalan Hemat:
– Telur Dadar + Nasi: Murah, cepat, dan sumber protein terbaik.
– Tempe Goreng + Sambal: Menu legendaris yang nggak pernah gagal bikin kenyang.
– Mie Instan + Telur: Emergency plan kalau bangun mepet imsak (tapi jangan setiap hari ya!).


4. Berbuka dengan Skala Prioritas
Jangan jadikan takjil sebagai menu utama. Banyak anak kos kenyang duluan karena kebanyakan minum es dan makan gorengan, akhirnya nasi malah terbuang.
– Pola Sehat: Pilih 1 minuman + 1 camilan ringan untuk membatalkan puasa. Setelah shalat Maghrib, baru lanjut ke menu nasi. Ini jauh lebih hemat dan sehat bagi pencernaan.


5. Selektif Pilih Agenda Bukber
Undangan Buka Bersama (Bukber) seringkali jadi “jebakan batman” buat keuangan mahasiswa.
– Solusi: Batasi bukber di luar maksimal 1–2 kali saja selama Ramadhan (pilih yang paling penting, misal bareng temen sekelas atau organisasi).
– Alternatif: Ajak teman-teman kosan untuk masak bareng atau potluck (masing-masing bawa satu menu). Serunya dapet, hematnya dapet!

Author : Nayla / Ext

Editor : Khaishya / Ext

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *