Pramuka UNIBA Gelar Sakti Scout Competition, Ajang Unjuk Kemampuan Pramuka Pelajar se-Banten



Extama – Gerakan Pramuka Gugus Depan 05.141 – 05.142 Racana Furtasan Ali Yusuf dan Sakti Andayani Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses menggelar Sakti Scout Competition di Kampus C FIKES Universitas Bina Bangsa, Serang, pada Minggu pagi (14/6/2026). Kompetisi pramuka pelajar ini mempertemukan puluhan tim dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Provinsi Banten dalam tiga cabang perlombaan, yaitu Dance Semaphore, LKBBT dan Pionering.

Ketua Pelaksana SSC 2026, Lola Sakinah, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini bukan semata-mata soal perlombaan. Ada tujuan yang lebih besar yang ingin diwujudkan. “Kami ingin melihat antusias para peserta, sekaligus mendorong pengembangan potensi, kreativitas, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab mereka,” ujarnya.

SSC juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar pelajar anggota Pramuka se-Banten, sekaligus memperkenalkan UKM Pramuka UNIBA dan Universitas Bina Bangsa kepada masyarakat luas.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan persiapan perlombaan. Pada pukul 07.20 WIB, babak pertama Dance Semaphore resmi dimulai, mempertemukan 10 tim pada sesi pertama dari berbagai sekolah seperti SMKS Al Bana, SMKN 4 Kota Serang, SMAN 11 Pandeglang, hingga SMKN 8 Kota Serang.

Upacara pembukaan digelar pukul 08.30 WIB dan berlangsung khidmat.
Setelah upacara, kompetisi kembali dilanjutkan dengan sesi kedua Dance Semaphore pada pukul 09.15 WIB, menampilkan 9 tim berikutnya mulai dari MA Nasyrul Ulum Cilegon hingga SMKN 2 Kota Serang. Cabang LKBBT kemudian menyusul mulai pukul 10.15 WIB.

Kompetisi kembali bergulir usai seluruh peserta beristirahat, dengan sesi kedua LKBBT dan cabang Pionering yang berlangsung hingga pukul 14.50 WIB. Pionering menjadi cabang yang paling padat peserta, dengan 20 tim unjuk kemampuan membangun konstruksi dari tongkat dan tali.

Soal nilai yang ingin ditanamkan lewat ketiga cabang lomba tersebut, Lola menegaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya soal mengejar kemenangan. “Yang paling penting adalah kerja sama tim, rasa tanggung jawab, dan kemampuan berkomunikasi dengan baik. Perlombaan ini bukan hanya soal kemenangan, tapi juga soal pengalaman yang bisa didapatkan,” katanya.

Lola berharap kegiatan ini bisa menjadi awal dari semakin eratnya hubungan antar sesama anggota Pramuka di Banten, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak ajang serupa di tingkat provinsi maupun nasional. “Harapannya para anggota Pramuka dapat lebih erat lagi tali silaturahminya, dan harus lebih banyak lagi lomba-lomba yang diselenggarakan di Banten atau di Indonesia,” tambahnya.

Author : Sella / Ext

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *