SIT Bina Bangsa Gelar Haflatul Qur’an, Ratusan Santri dari Jenjang SD hingga SMP Ikuti Wisuda Tahfidz



Extama – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Bina Bangsa menggelar acara Haflatul Qur’an tahun ajaran 2025/2026 pada Selasa, 16 Juni 2026, bertempat di Aula lantai 5 Gedung Fakultas Kesehatan Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini menjadi momen wisuda bagi para santri penghafal Al-Qur’an dari berbagai jenjang, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.

Guru tahfidz SIT Bina Bangsa, Hikmatullah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa peserta haflatul qur’an tahun ini berasal dari SDIT Bina Bangsa kelas 1 hingga kelas 6, serta siswa SMP kelas 7, 8, dan 9. Target hafalan yang diraih para santri pun bervariasi, mulai dari juz 30, 29, 28, hingga juz 1, 2, 3, dan yang tertinggi mencapai 7 juz.

“Selain target hafalan anak-anak yang beragam, dari juz 30, 29, 28, 1, 2, sampai juz 4, kita juga mengutamakan kualitas. Selain kuantitas atau target banyaknya hafalan, tapi kualitasnya, dan cara mempertahankan hafalan atau istikamah dalam memurajaah,” ujar Hikmatullah saat ditemui di lokasi acara.

Ia menambahkan, pihak sekolah berharap para santri tidak hanya berhenti pada pencapaian target hafalan, tetapi juga konsisten mengulang (murajaah) hafalan yang telah diraih. “Harapannya, kita selaku guru tahfiz, mempertahankan hafalannya dan selalu mengulang-ulang di mana pun berada, kapan pun, bersama siapa pun, agar hafalannya tetap terjaga dan terus bertambah,” katanya.

Acara wisuda tahfiz ini turut dihadiri oleh para orang tua santri yang merasakan langsung proses pendampingan hafalan anak-anak mereka di rumah. Salah satunya Rosihah, wali murid dari Dwi Aprilia, yang mengaku bersyukur atas perkembangan hafalan putrinya. “Sukanya ya alhamdulillah anaknya penurut, bisa dibimbing, dan bisa mempelajari Al-Qur’an dengan baik, dalam ilmu tajwid, makharijul huruf, dan sebagainya,” ungkapnya.

Rosihah pun menitipkan harapan agar putrinya kelak menjadi hafizah terbaik. “Harapannya anak saya mudah-mudahan jadi hafizah terbaik, dan membawa kedua orang tuanya masuk ke surga-Nya Allah,” ucapnya.

Senada dengan Rosihah, Nur Asiah, wali murid Muhammad Aliful Ulum yang merupakan salah satu siswa berprestasi di sekolah tersebut, menceritakan dinamika mendampingi anaknya menghafal Al-Qur’an di rumah. “Kadang-kadang kan namanya anak-anak, ada lagi senang ya dia senang, lagi enggak senangnya susah dinaikin mood-nya. Jadi kita kasih motivasi dulu supaya dia mau menghafal,” jelasnya.

Nur Asiah berharap hafalan anaknya terus bertambah sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren. “Harapan ke depannya mudah-mudahan hafalannya makin nambah, makin pintar lagi. Cita-citanya untuk persiapan di pondok pesantren, mudah-mudahan di sana nanti sudah tinggal melanjutkan,” tuturnya.

Acara Haflatul Qur’an ini merupakan agenda tahunan SIT Bina Bangsa sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi para santri yang telah berjuang menghafal Al-Qur’an, sekaligus momentum untuk terus memotivasi pencapaian hafalan yang lebih baik pada tahun ajaran berikutnya.

Author : Olip/Ext

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *