
Extama – Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (UKM Mapelba) Universitas Bina Bangsa (Uniba) sukses menggelar acara dialog publik pada Kamis 12 Desember 2024 yang bertempat di kampus utama.
Acara ini digelar untuk merayakan hari jadi UKM Mapelba yang telah menginjak usia 10 tahun dengan akronim Hutan Mapelba 10 (Hari Ulang Tahun Mahasiswa Pencinta Alam 10), akronim tersebut telah menjadi identitas bagi UKM Mapelba yang telah melekat sejak lama. Adapun kegiatan dialog publik ini mengusung tema “Peran Pendidikan dalam Mengatasi Krisis Iklim untuk Keberlangsungan Hidup.”
Dalam sela-sela wawancara Sulton Galos Safarudin selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa Pengusungan tema krisis iklim pada acara dialog publik kali ini bertujuan agar anak muda dapat lebih peka mengenai dampak kerusakan lingkungan mengingat banyaknya kerusakan-kerusakan dan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh faktor manusia, selain itu, krisis iklim juga sedang menjadi perhatian masyarakat internasional saat ini.
Ia juga menjelaskan dalam sambutanya bahwa dialog publik adalah awal dari rangkaian kegiatan perayaan 1 dekade UKM Mapelba, dimana pada tanggal 13-14 Desember 2024 akan dilanjut dengan kegiatan Lomba Orienteering Tingkat Nasional.
“Acara ini merupakan langkah awal dari rangkaian acara Hutan Mapelba 10, dan dilanjutkan dengan Lomba Orienteering Tingkat Nasional tanggal 13-14 Desember di kampus FKIP Uniba.” ujarnya.
Pelaksanaan dialog publik berhasil dihadiri oleh 130 orang lebih dan berlangsung dengan lancar menghadirkan dua narasumber yang sangat berkompeten terkait masalah isu-isu lingkungan terutama krisis iklim yaitu, M. Rafly Alfarisi dari Greenpeace dan juga Sandi Saputra Pulungan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) yang dimoderatori oleh Rf Goler Wijaya, S.M.
Kegiatan lalu berakhir dengan pemberian cenderamata kepada narasumber dan dilanjut dengan pemberian hadiah kepada 4 orang penanya lalu ditutup dengan sesi foto bersama.
Harapanya acara ini dapat memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita, bukan hanya anak Mahasiswa Pencinta Alam saja, melainkan kita semua sebagai generasi penerus bangsa sehingga kita dapat memahami permasalahan krisis iklim yang tengah terjadi saat ini.
Selain itu, Sulton juga berharap di usia Mapelba yang ke-10 tahun ini dapat terus melangkah maju dengan penuh eksistensi dan dapat terus mengharumkan nama kampus di kancah provinsi maupun nasional.
“Semoga Mapelba tetap berjaya, eksistensi, terus selalu sukses dalam setiap langkah apapun. Pokoknya tetap kuat demi mengharumkan nama kampus tercinta.”
Author – (Andrean/Ext)
Editor – (Ine/Ext)

