
Extama – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Jasmani (Hima Penjas) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar (POP) Season 2 di Kampus C Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UNIBA, Serang, pada Sabtu (16/5/2026). Turnamen yang berlangsung hingga 24 Mei 2026 ini mempertemukan pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat dari seluruh penjuru Provinsi Banten dalam dua cabang olahraga, yaitu futsal dan basket.
Sebanyak 80 tim dari berbagai sekolah di Banten tercatat ambil bagian dalam kompetisi tahun ini. Sejumlah sekolah yang turut berpartisipasi antara lain SMAN 1 Kota Serang, SMAN 2 Kota Serang, serta sekolah-sekolah dari wilayah Baros, Pandeglang, Kragilan, Waringin kurung, Rangkasbitung, hingga SMA Kristen Penabur. Cabang futsal mempertandingkan kategori putra dan putri, sementara basket dibagi dalam format 3×3 putra-putri dan 5 on 5 putra-putri.
Rektor UNIBA menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menyebut POP Season 2 sebagai wujud nyata kreativitas mahasiswa sekaligus sarana promosi kampus kepada sekolah-sekolah di Banten.
“Kegiatan ini juga bagian daripada promosi Universitas Bina Bangsa kepada sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Banten. Harapannya nanti, setelah lulus mereka bisa melanjutkan kuliah di Uniba. Apalagi bagi para juara nanti akan diprospek untuk mendapatkan beasiswa prestasi di Uniba. Tentu ini daya tarik tersendiri,” ujar Rektor dalam sambutannya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas. “Menang kalah itu hal yang biasa dalam sebuah kompetisi, yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga silaturahmi dan persaudaraan antar pelajar se-Provinsi Banten,” tambahnya.
Ketua Pelaksana POP Season 2, Alam Saputra, menjelaskan bahwa turnamen tahun ini mengalami perkembangan dibanding musim sebelumnya yang hanya mempertandingkan cabang basket. Untuk menjaga kualitas dan sportivitas pertandingan, panitia menggandeng wasit berlisensi nasional untuk memimpin seluruh pertandingan.
“Output-nya, besar harapannya bisa melahirkan bibit atlet baru yang bertalenta dan memperkuat solidaritas antar pelajar. Di sini kalian bisa melihat bahwasanya Uniba siap mewadahi teman-teman untuk berkompetisi,” ujarnya. Ia juga mengingatkan peserta untuk bermain bersih dengan prinsip sederhana, “keras boleh, kasar jangan” tambah nya.
Pemilihan Kampus C sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Fasilitas olahraga di lokasi tersebut dinilai sangat lengkap, mencakup lapangan futsal, voli, hingga basket, sehingga ideal dijadikan pusat kompetisi. Sebagai strategi penjaringan dan branding kampus, panitia menerapkan aturan unik di mana 50% anggota dalam satu tim wajib diisi oleh siswa kelas 12.
Proses sosialisasi lomba pun dilakukan secara masif, baik melalui publikasi media sosial maupun terjun langsung menyebarkan surat undangan ke sekolah-sekolah berdasarkan domisili mahasiswa Pendidikan Jasmani. Mengenai pendaftaran, peserta cukup melampirkan kartu pelajar sebagai bukti asal sekolah dan membayar biaya pendaftaran yang telah ditetapkan panitia.
Author : Hanifa / Ext
Editor : Sella / Ext

