Pemasaran Makin Luas! KKM 58 UNIBA Berikan Sentuhan Digital untuk UMKM Telur Puyuh Desa Nameng

Extama – Dalam upaya mendukung promosi dan pengembangan UMKM lokal, mahasiswa KKM 58 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program pemasangan banner serta penandaan lokasi UMKM di Google Maps. Kegiatan ini dilakukan di Kampung Kadongdong, Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, pada Kamis (31/07/2025).

Salah satu UMKM yang menjadi fokus program ini adalah “Puyuh Famita,” sebuah usaha peternakan puyuh yang menjadi sumber ekonomi. Melalui pemasangan banner, identitas usaha lebih mudah dikenali masyarakat, sementara pencantuman di Google Maps memudahkan pencarian lokasi secara digital.

“Program ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap promosi UMKM di desa. Banner menjadi penanda visual, sedangkan Google Maps membantu masyarakat luar lebih mudah menemukan lokasi seperti UMKM, balai desa, atau tempat penting lainnya,” ujar Dewi Nadillah selaku penanggung jawab bidang UMKM dari KKM 58 UNIBA.

Ia menambahkan, banyak pelaku usaha yang belum memiliki dokumentasi visual dan digital, sehingga keberadaan mereka kurang dikenal secara luas. Melalui program ini, mahasiswa KKM 58 UNIBA berharap potensi lokal dapat terekspos dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kami belajar langsung dari masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata. Harapannya, program ini bisa terus dimanfaatkan warga untuk meningkatkan promosi dan akses usaha mereka,” tutupnya.

Resti, bagian dari bidang UMKM KKM 58 UNIBA turut menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap peningkatan aksesibilitas dan promosi desa.

“Dengan pemasangan titik lokasi di Google Maps, kami ingin membantu UMKM lokal agar lebih dikenal dan berkembang,” ungkapnya.

Siti Aminah pemilik dari UMKM Puyuh Famita sangat berterima kasih kepada KKM 58 UNIBA, ia merasa sangat terbantu dengan dibuatkan banner dan penandaan lokasi di google maps.

“Saya begitu sangat berterima kasih kepada KKM 58 UNIBA yang sudah membantu usaha saya agar memiliki konsumen yang lebih luas, dengan pembuatan banner dan penandaan lokasi di google maps itu sangat terbantu,” tuturnya.

Melalui program ini, KKM 58 UNIBA berharap potensi Desa Nameng dapat semakin terangkat, baik dari sisi ekonomi, aksesibilitas, maupun partisipasi masyarakat dalam membangun desanya secara mandiri dan modern.

Inisiatif ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dan menjadi langkah awal dalam menghubungkan desa dengan era digital.

Editor : Mercy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *