
Extama – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi menutup gelaran Bina Bangsa Volleyball Competition Open Tournament Piala Kemenpora 2025 pada Sabtu (30/11/2025).
Turnamen yang berlangsung selama sepekan ini mencetak sejarah sebagai kompetisi bola voli terbesar di Provinsi Banten, dengan total 107 tim yang bersaing memperebutkan gelar juara.
Pada kategori putra, RHS Volleyball Club dari SMK Karya Pembangunan berhasil keluar sebagai Pemenang. Sementara itu, pada kategori putri, gelar juara diraih oleh Zhebot Q dari SMA PGRI 109 Kota Tangerang.
Kedua tim tidak hanya membawa pulang trofi dan hadiah uang tunai, tetapi juga membuka peluang mendapatkan beasiswa kuliah gratis di UNIBA, yang menjadi salah satu daya tarik utama turnamen ini.
Kerja Keras dan Disiplin, Kunci Juara RHS VC
Sutan, salah satu pemain RHS VC, mengungkapkan bahwa kemenangan timnya adalah hasil dari kerja keras yang konsisten.
“Intinya kerja keras. Kami latihan sehari dua kali untuk turnamen ini. Mungkin itu yang membuat kami bisa jadi pemenang,” ujar Sutan.
RHS VC sendiri bukan tim baru di kancah kompetisi besar. Mereka pernah meraih juara dua pada Kejuaraan Nasional (Jurnas) 2023, sehingga sejak awal memiliki target tinggi untuk turnamen ini.
Komunikasi Jadi Senjata Utama Zhebot Q
Dari tim putri, Anindya, pemain Zhebot Q, menekankan bahwa komunikasi tim menjadi faktor penentu kemenangan.
“Tips kemenangan dari tim kami yang pertama adalah komunikasi di lapangan. Setiap malam kami berdiskusi membahas strategi. Diusahakan di lapangan komunikasinya tidak hilang. Kalau ada yang salah, langsung diberi tahu, tidak ada emosi,” jelasnya.
Meski sering mengikuti kejuaraan, kemenangan ini menjadi prestasi besar pertama bagi Zhebot Q di turnamen berskala besar.
Tantangan Besar Panitia, Terbayar dengan Kesuksesan
Ketua Pelaksana, Ibnu Sina, M.Pd, mengaku bahwa mengelola turnamen besar dengan 107 tim merupakan tantangan tersendiri.
“Tantangan terbesar dari awal persiapan sampai penutupan adalah memanajemen panitia, menyiapkan sarana prasarana, dan mengatur teknis pelaksanaan,” tuturnya.
Namun semua tantangan tersebut terbayar dengan antusiasme peserta dan keberhasilan acara yang juga dijadikan ajang pencarian bakat atlet muda.
UNIBA menyiapkan beasiswa penuh untuk 48 atlet yang terdiri dari 24 putra dan 24 putri sebagai bentuk komitmen kampus dalam mendukung prestasi olahraga di Banten.
“Kami mengajak para pelajar berprestasi untuk bergabung melalui program beasiswa. Kesempatan ini dihadirkan agar kita bisa bersaing di dunia bola voli tingkat provinsi hingga nasional,” tambah Ibnu Sina.
Tidak hanya untuk kategori pelajar, beasiswa juga dibuka untuk kategori umum yang ingin melanjutkan studi S1 maupun S2. Para peraih beasiswa nantinya tidak langsung masuk tim inti, tetapi akan melalui proses pembinaan terlebih dulu.
Menuju Turnamen Nasional 2026
Turnamen ini didukung pendanaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan UNIBA. Melihat antusiasme peserta, acara ini direncanakan menjadi agenda tahunan dengan skala yang lebih besar.
“Event ini akan bergulir setiap tahun. Ke depannya akan ada tahap penyeleksian lebih ketat bagi pemain yang berprestasi,” jelas Ketua Pelaksana.
UNIBA bahkan menargetkan untuk menggelar turnamen berskala nasional pada 2026, sesuai cita-cita Pembina Yayasan Uniba, Prof. Furtasan Ali Yusuf.
Catatan Perbaikan dari Para Juara
Meski berjalan sukses, para juara memberikan beberapa masukan agar turnamen berikutnya lebih baik.
Sutan menyarankan agar jaring samping lapangan diperbaiki, sementara Anindya menilai perlu penambahan ball boys dan petugas teknis.
Keduanya juga memberikan pesan penyemangat bagi tim yang belum meraih gelar.
“Kerja keras lagi, semoga perlombaan selanjutnya bisa juara,” ujar Sutan.
“Perbanyak kekompakan, jangan malas, dan sering latihan,” tambah Anindya.
Sebagai penutup, Ibnu Sina memberikan motivasi kepada seluruh peserta.
“Tetap berlatih, jangan menyerah. Kesempatan untuk menjadi juara selalu ada. Tinggal siapa yang paling kuat dan siap, dialah pemenangnya.”
Dengan suksesnya gelaran perdana ini, UNIBA optimis dapat terus menghadirkan turnamen yang lebih besar dan lebih berkualitas pada tahun-tahun mendatang.
Author : Winda
Editor : Mercy

