
Universitas Bina Bangsa (UNIBA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) VIII Banten 2026 yang berlangsung pada 30-31 Agustus 2026. Dua mahasiswanya, Ajeng Meita Tabita dan Aldi Ramadhan Ru’yat, berhasil meraih medali perunggu dari dua cabang olahraga (cabor) berbeda, yakni catur dan pencak silat, mengharumkan nama kampus di ajang resmi tingkat provinsi tersebut.
Ajeng turun di cabor Catur Mix Cepat yang digelar di Sosoro Mall Merak pada 30-31 Agustus 2026. Ia mengaku awalnya hanya mencoba mengisi waktu luang di semester akhir sekaligus menyalurkan hobi lamanya. “Awalnya coba-coba ikut karena emang suka sama catur karena dulu pernah ikut lomba. Terus daftar, ternyata banyak atlet yang jago-jago juga, jadi makin tertantang aja pengen lebih jago walau masih pemula,” ungkap Ajeng.
Menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman, Ajeng mempersiapkan diri lewat latihan rutin bersama partner latihan, uji coba melawan pemain senior, serta berlatih melalui aplikasi dan turnamen lokal Agustusan. Baginya, kunci utama dalam catur adalah ketelitian tingkat tinggi. “Harus lebih berhati-hati untuk setiap langkahnya, kaya lebih teliti, sabar, dan cekatan lagi. Kalau enggak ada itu semua, walaupun tujuannya skakmate lawan, pasti akan blunder,” tambahnya.
Di cabor lain, perjuangan serupa ditunjukkan Aldi Ramadhan Ru’yat yang berlaga di Pencak Silat Kelas D Putra. Bertanding di Ramayana Ciplaz Cilegon pada 31 Agustus 2026, laga ini menjadi momen pembuktian bagi Aldi setelah menggeluti dunia silat sejak kecil. “Karena gua udah dari kecil hobi di cabor itu dan selama kurang lebih 8 tahun ikut kompetisi belum pernah ngerasain menang, makanya di kesempatan kali ini gua ada kemauan yang besar buat keluar sebagai juara,” tuturnya.
Persiapan intensif selama satu bulan menjadi bekal utama Aldi untuk tampil maksimal di atas matras. Soal lawan terberat, ia justru menilai musuh terbesarnya bukan datang dari luar. “Enggak ada yang bikin takut sih, cuma yang gua rasa musuh paling berat itu ada di dalam diri gua sendiri,” pungkasnya.
Keberhasilan Ajeng dan Aldi meraih Juara 3 (Perunggu) di ajang resmi tingkat provinsi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIBA tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu bersaing di bidang olahraga. Semangat juang keduanya diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengharumkan nama almamater di berbagai bidang.

