KKM 47 UNIBA Dorong UMKM Desa Perdana Lewat Inovasi Kemasan dan Digital Marketing

Extama – Kelompok 47 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) tahun 2025 menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan yang berlangsung pada 15 Juli 2025 ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengangkat potensi lokal melalui inovasi kemasan dan strategi pemasaran digital yang lebih modern dan menjangkau pasar luas.

Kelompok 47 yang terdiri dari 21 mahasiswa lintas jurusan melakukan identifikasi terhadap potensi sumber daya alam di Desa Perdana, seperti bambu, daun pandan, dan hasil pertanian lokal.

Potensi tersebut kemudian dikembangkan menjadi produk UMKM yang lebih bernilai melalui desain kemasan yang ramah lingkungan, menarik, dan fungsional.

“Kemasan yang baik tidak hanya melindungi produk, tetapi juga meningkatkan nilai jual. Kami ingin produk lokal Desa Perdana bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Salsabila Pujayanti Ramadhani, Koordinator Bidang Inovasi Packaging.

Tak hanya fokus pada pengemasan, kelompok ini juga memperkenalkan pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM.

Mereka mengajarkan pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp untuk promosi, termasuk cara membuat konten visual menarik, penggunaan hashtag yang tepat, dan komunikasi daring yang efektif.

“Kami ajarkan cara mengambil foto produk yang menarik dan bagaimana membangun brand sederhana di dunia digital,” jelas Gibran Hafidz, Ketua Kelompok 47.

Sekretaris Desa Perdana, Taufiq, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa.

“Inovasi dari adik-adik KKM sangat membantu, terutama untuk UMKM yang selama ini masih mengandalkan cara penjualan konvensional. Semoga bisa makin dikenal luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Ombi Romli, S.Pd., S.E., M.M., menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat.

“Melalui sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, kami berharap UMKM di Desa Perdana tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu beradaptasi dengan tren pasar modern,” tuturnya.

Dengan semangat kolaboratif dan pemanfaatan potensi lokal, Kelompok 47 KKM UNIBA 2025 berharap program inovasi kemasan dan digital marketing ini dapat menjadi fondasi awal bagi pertumbuhan UMKM yang lebih kompetitif dan berkelanjutan di Desa Perdana.

Editor: Khaishya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *