
Extama – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses menggelar pementasan teater bertajuk “Juleha”. Pertunjukan seni drama ini berlangsung memukau di Lapangan Basket FKIP Universitas Bina Bangsa pada Jumat (5/6) malam.
Pementasan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Apresiasi dan Kajian Drama yang dilakoni oleh mahasiswa PBSI angkatan 2023. Untuk menyuguhkan performa yang matang, seluruh tim produksi dan pemeran telah melangsungkan persiapan intensif selama kurang lebih tiga bulan.
Sejak awal semester, para mahasiswa telah melewati berbagai tahapan proses kreatif. Mulai dari latihan olah tubuh, olah vokal, pendalaman karakter, hingga perancangan teknis seperti tata panggung, tata musik, dan tata busana. Dalam proses persiapannya, mereka juga mendapat dukungan dan asistensi dari komunitas teater internal kampus.
Kisah “Juleha” sendiri mengambil latar tempat di kawasan padat penduduk Angke, Jakarta. Drama ini memotret realita kehidupan para perantau asal Banten yang berjuang keras bertahan hidup di tengah kejamnya ibu kota. Tokoh-tokoh utama seperti Juleha, Dinda, Mimin, dan Desi digambarkan memiliki ikatan persaudaraan yang sangat kuat. Konflik mulai memuncak dan mengubah dinamika hidup mereka ketika praktik perjudian togel menyusup ke lingkungan pemukiman tersebut.
Daya tarik utama dari teater ini terletak pada karakter-karakternya yang unik, jenaka, dan sangat representatif dengan kehidupan kaum marjinal Jakarta, lengkap dengan gaya bicara khasnya yang menghibur namun sarat akan kritik sosial.
Salah satu anggota tim produksi pementasan, Farhan, mengungkapkan bahwa karya ini membawa pesan sosial yang mendalam bagi para penonton mengenai potret kehidupan bermasyarakat.
“Pesan moral yang ingin disampaikan melalui cerita Juleha adalah pentingnya kebersamaan dalam keluarga dan kehidupan bermasyarakat. Pertunjukan ini mengajak penonton untuk tidak bersikap egois, melainkan saling membantu, berbagi, dan menjaga kerukunan antar sesama agar tercipta kehidupan yang harmonis,” ujar Farhan.
Author : Rehan/Ext
Editor : Khaishya/Ext

