Bahaya Kesepian Setara dengan Merokok 15 Batang Sehari

Extama – Kesepian adalah masalah besar yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Kesepian juga terjadi karena kurangnya frekuensi kontak sosial dengan sekitarnya.

Orang yang kesepian seringkali suka menyendiri, namun kesepian juga bisa dirasakan di tengah keramaian sekalipun. Akibatnya, mereka yang mengalaminya merasa terisolasi dan diabaikan, sehingga berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh US National Library of Medicine National Institutes of Health mengungkapkan bahwa kesepian sama mematikannya dengan merokok 15 batang per hari.

Dalam penelitian tersebut, para ahli melibatkan 300 ribu orang dewasa. Hasilnya, sebanyak 50 persen dari mereka yang mengalami kesepian meninggal lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang mampu bersosialisasi.

Selain itu, survei yang dilakukan oleh American Association of Retired Person (AARP) menemukan bahwa 35 persen orang dewasa berusia 45 tahun ke atas mengalami kesepian.

Hal ini dapat menyebabkan depresi, yang kemudian memicu pikiran bunuh diri, Alzheimer, dan demensia. Dampak negatif lainnya adalah menurunkan kekebalan tubuh seseorang, sehingga mereka lebih berisiko mengalami penyakit kronis seperti jantung.

Lantas, bagaimana cara mengatasi kesepian? Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

1. Konsultasi Medis
Segera lakukan konsultasi dengan psikiater untuk membicarakan apa yang dirasakan dan masalah yang tengah dihadapi. Rasa kesepian tidak bisa hilang begitu saja. Jika dibiarkan, hal ini bisa menyebabkan stres sampai depresi yang mendorong untuk melakukan hal-hal impulsif.

2. Lakukan Berbagai Aktivitas Rutin
Rasa kesepian akan terus dirasakan jika hanya berdiam diri dan meratapi keadaan. Untuk itu, cobalah menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas seperti jalan pagi, olahraga ringan, belajar, menonton film, dan lain-lain sebagai cara mengusir kesepian.

3. Menjalin Hubungan dengan Orang yang Memiliki Minat yang Sama
Temukan orang-orang yang memiliki sikap hidup positif dan minat yang sama denganmu. Misalnya, orang yang hobi membaca, merajut, bermain game, atau apapun. Dari minat yang sama inilah akan terbangun komunikasi rutin dan menemukan semangat untuk kembali melakukan aktivitas.

4. Bergabung dengan Komunitas
Cobalah untuk bergabung dengan komunitas yang mendukung kesehatan mental. Hal ini dapat membangun koneksi dan membantu untuk berpikir positif agar bisa bangkit dari kesendirian dan meninggalkan rasa kesepian tersebut.

Author – (Mercy/Ext)
Editor – (Ajeng/Ext)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *