UNESCO Dorong Media Jaga Perdamaian dalam Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026


Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day) kembali diperingati secara global pada Minggu, 3 Mei 2026. Tahun ini, UNESCO mengusung tema “Shaping a Future at Peace” atau “Membentuk Masa Depan yang Damai” sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kebebasan pers serta perlindungan jurnalis di seluruh dunia.

Sebagai bagian dari peringatan tersebut, UNESCO menggelar konferensi internasional pada 4 Mei 2026 di Lusaka, Zambia.

Konferensi ini membahas pentingnya kebebasan pers dan peran media dalam menjaga perdamaian global.

Dalam peringatan ini, Irene Khan menegaskan pentingnya kebebasan pers bagi masyarakat. Ia menyampaikan, “Kebebasan pers sangat penting untuk menjaga hak masyarakat mendapatkan informasi yang benar. Namun, kebebasan berbicara juga harus digunakan dengan bijak agar tidak menimbulkan kebencian dan informasi palsu.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jurnalis, aktivis hak digital, akademisi, pembuat kebijakan, serta organisasi masyarakat sipil dari berbagai negara.

Selain pertemuan tatap muka, UNESCO juga menyelenggarakan sejumlah diskusi dan seminar daring yang dapat diikuti masyarakat internasional.

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia ini bertujuan mengingatkan bahwa pers memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi yang akurat serta menjaga kehidupan demokrasi di tengah tantangan global.

Author : Nadia / Ext
Editor : Khaishya / Ext

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *