Pelemahan Rupiah Picu Kenaikan Kebutuhan Akademik



Extama – ‎Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada kenaikan harga kebutuhan akademik di Indonesia. Sejumlah kebutuhan akademik seperti laptop, buku impor, alat tulis, hingga perangkat elektronik penunjang pembelajaran mengalami kenaikan harga, akibat tingginya biaya impor bahan baku dan komponen. Kondisi ini dikhawatirkan membebani pelajar dan mahasiswa menjelang tahun ajaran baru.

‎Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, menjelaskan bahwa produk teknologi pendidikan sangat bergantung pada komponen impor yang transaksinya menggunakan dolar AS. Sehingga, ketika rupiah melemah, harga laptop dan gadget penunjang pembelajaran juga ikut meningkat. Kenaikan tersebut diperkirakan akan semakin terasa pada kuartal III tahun 2026 saat stok baru mulai masuk ke pasar.

‎Imbasnya tidak berhenti di perangkat elektronik. Harga buku impor dan perlengkapan sekolah juga berpotensi naik. Pelemahan rupiah memicu inflasi barang impor sehingga biaya distribusi dan produksi menjadi lebih mahal. Para pelaku usaha pendidikan mengaku harus menyesuaikan harga jual agar tetap menutupi biaya operasional yang meningkat.

Di tingkat pengguna, keluhan mulai bermunculan. ‎Sejumlah mahasiswa dan orang tua mulai mengeluhkan mahalnya kebutuhan akademik, terutama untuk pembelian laptop dan buku referensi internasional. Di media sosial dan forum daring, masyarakat menilai kondisi ekonomi saat ini membuat biaya pendidikan semakin berat.

Banyak pihak berharap pemerintah bisa segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas rupiah agar daya beli masyarakat tidak terus menurun. ‎Para ekonom menilai pelemahan rupiah yang berkepanjangan bisa memicu efek domino yang lebih luas, tidak hanya di sektor pendidikan tetapi juga pada kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Jika kondisi ini terus berlangsung dan tidak segera ditangani, harga barang impor diperkirakan akan semakin meningkat dan memicu penurunan daya beli. Pemerintah pun didorong untuk mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas ekonomi nasional dan menekan inflasi barang impor.

Author :  Tari / Ext
Editor : Sella / Ext

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *