
Extama – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bina Bangsa (UNIBA), berkolaborasi bersama Komunitas Musik Ilmu Komunikasi, menghadiri World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang berlangsung di CGV Grand Indonesia. Himpunan hadir pada 23 Oktober 2026, bagian dari rangkaian WCCE yang digelar selama lima hari sejak 21 Oktober 2026.
World Conference on Creative Economy (WCCE) merupakan forum yang mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas, dan generasi muda untuk membahas perkembangan serta peluang ekonomi kreatif. Keikutsertaan ini menjadi langkah himpunan untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring, dan mengikuti perkembangan ekonomi kreatif yang bergerak cepat. Kita bisa melihat langsung peluang yang bisa dikembangkan di bidang komunikasi.
Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, kegiatan ini menjadi ruang belajar di luar kampus, hal ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah wawasan. Terutama untuk memahami perkembangan media digital, periklanan, penyiaran, dan produksi konten yang berkaitan erat dengan bidang komunikasi.
Selama lima hari penyelenggaraan, WCCE menghadirkan beragam pameran seni, sesi talkshow, dan berbagi pengalaman dari tokoh lintas bidang. Di antara pembicara yang hadir adalah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie, dan kreator konten Tasya Farasya, bersama sejumlah narasumber lain dari kalangan pemerintah, akademisi, dan pelaku industri kreatif.
WCCE juga menampilkan karya film bertajuk “Voices from the Regions with Indonesia Creative Cities Network”, yang memperkaya rangkaian acara dengan sudut pandang dari berbagai daerah di Indonesia. Di mana keragaman latar belakang pembicara dan program ini memberikan peserta gambaran menyeluruh tentang kebijakan, riset, serta praktik langsung di lapangan.
Mulai dari pengembangan talenta kreatif, pemanfaatan teknologi, hingga strategi membangun karya dan bisnis yang berkelanjutan. Rangkaian acara juga diwarnai dengan pemberian penghargaan simbolis dari Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) kepada Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, atas kontribusinya dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional.
Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Jhosie, menyampaikan bahwa keikutsertaanya dalam WCCE menjadi pengalaman berharga untuk belajar langsung dari para pelaku industri. “Menurut saya, mahasiswa Ilmu Komunikasi tidak cukup hanya belajar teori di kelas. Melalui kegiatan ini, kami bisa melihat langsung bagaimana industri kreatif berkembang, mendapatkan pengalaman baru, dan mencari inspirasi yang nantinya bisa diterapkan dalam kegiatan himpunan maupun pengembangan diri,” ujarnya.
Jhosie berharap pengalaman ini mendorong anggota himpunan untuk lebih aktif mengembangkan potensi, berani mencoba hal baru, dan membangun relasi di luar lingkungan kampus. Senada dengan itu, Ketua Divisi Ekonomi Kreatif (Ekraf) Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Bila, menilai WCCE sebagai kesempatan untuk menangkap ide dan melihat peluang yang bisa dikembangkan di lingkungan mahasiswa.
“Sebagai bagian dari Ekraf, kami ingin belajar lebih banyak tentang tren industri kreatif, peluang usaha, dan cara membangun kolaborasi. Harapannya, apa yang kami dapatkan dari WCCE bisa menjadi inspirasi untuk membuat kegiatan atau karya yang bermanfaat bagi mahasiswa,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa kemampuan berkolaborasi dan keberanian mencoba hal baru adalah bekal penting bagi mahasiswa yang ingin terjun ke industri kreatif. Selain itu, Bila juga berharap anggota himpunan dapat mengembangkan ide menjadi karya yang memiliki nilai dan peluang untuk terus berkembang.
Melalui keikutsertaan dalam WCCE 2026, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIBA berharap para anggotanya tidak hanya membawa pulang wawasan baru, tetapi juga semakin terdorong untuk berkarya, berinovasi, dan memanfaatkan peluang yang ada di bidang komunikasi. Ke depannya, himpunan berencana membagikan hasil pembelajaran dari kegiatan ini kepada mahasiswa lain melalui diskusi atau kegiatan berbagi pengalaman.
Dengan mengikuti kegiatan ini, himpunan berharap mahasiswa tidak hanya memahami perkembangan industri kreatif saja. Tetapi juga semakin terdorong untuk berkarya, berinovasi, dan memanfaatkan peluang yang ada di bidang komunikasi.
Author : Rani Luvita Sari
Editor : Sella / Ext

